Silaturahim dan Pengukuhan Asosiasi Penghulu Repulik Indonesia (APRI) Kab. Polewali Mandar masa Bakti 2020-2024

Wonomulyo, Aula rotang polis 9 Februari 2021 Bapak Kakanwil Agama Provinsi Sulawesi Barat Dr. H. Mufli Fattah, BF. Hadir dalam acara pengukukan Pengurus APRI Kab. Polewali Mandar periode 2020-2024

Pengantar pertama ketua panitia kegiatan ini adalah Kasi bimas Islam kemenag Polewali Mandar memgatakan dalam sambutan bahwa pembentukan pengurus APRi, pokjaluh dan FKPAI telah lama di lakukan akan tetapi dalam pengukuhannya tertunda sampai hari ini disebabkan banyak kendala salah satunya karena covid 19

Hadir dalam acara ini bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Barat, Kepala Bidang Bimas Islam kemenag wilayah Prov. Kepala kantor Kemenag Kab. Polewali Mandar, Kepala Seksi Kepenghuluan, pengurus Wilayah yang di wakili oleh BPK Abd. Sahib Salah seorang kepala KUA di Kab. Majene yang membacakan susunan Pengurus APRI Cabang Polewali Mandar periode 2020-2024 yang di nankodai bapak Haris Nawawi, S. Ag. MM dan Bapak Dahlan tajani membacakan SK pengurus pokjalu dibawah Nahkoda bapak Andi Sukri, S. Ag. Dan ketua FKPAI yang nahkodai bapak Jamal , S. Ag.

Pengukuhan pengukurus APRI Kab. Polman periode 2020 -2024 dilakukan Bapak Kepala Kantor Kemenag Kab. Polewali Mandar bapak H. Muliadi Rasyid

Dalam sambutan bapak Kepala Kemenag Kab. Polewali Mandar bahwa penomena di Polewali Mandar banyak peristiwa nikah kepala KUA harus mampu memenej dengan sebaik baiknya untuk mengatur waktu melayani peristiwa nikah dan melaksanakan bimbingan pernikahan untuk meminimalkan perceraian.

Sambutan Kepala Bidang Bimas Islam Kemenag Prov. Sulawesi Barat Dr. H. Misbahuddin menyampaikan bahwa pengukuhan APRI, pokjaluh dan FKPAI baru pertama kali dilakukan di Polewali Mandar padahal lembaga ini sudah lama ada. Yang kedua beliau sambutanya bahwa profesional itu kesesuaian antara pekerjaan dgn latar belakang pendidikan. Penghulu dan penyuluh itu diharuskan berijazah Agama.

Sambutan Kepala kantor Wilayah kemenag Prov. Sulawesi Barat menyampaikan bahwa APRI, Pokjalu dan FKPAI itu harus tampil depan ummat untuk berperan menyelesaikan maslahat yang terjadi di masyarkat, kemudian informasi informasi harus terapdet dalam kehidupannya, kemudian harus memahami tugas dan fungsinya dalam bertugas. Penasehatan perkawinan dimaksimalkan kegiatannya di masyarakat untuk menepis angka perceraian, selanjut harus mampu memonitor terhadap pelanggaran undang undang Pernikahan, dan selanjutnya pelayanan fiqhi munakahat terhadap masyarakat.

Dan akhirnya kegiatan ini ditutup dengan penyerahan SK pengangkatan sebagai penghulu berdasarkan infassin secara kolektif dari bapak Kakanwil Kemenag Prov Sulawesi Barat ke Bapak Kankemenag Kab. Polewali Mandar, dan pemberian cendramata kepada penyuluh non PNS kepada penyuluh Tutar M.Kasim atas prestasinya penyuluh di lapangan dgn Medan yang sangat menantang. Serta diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ketua APRi Polman bapak Haris Nawawi, S. Ag. (Campalagian, awiks cocacola)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai